7 TRIK MENANGKAL ISU/FITNAH TERORIS

Saat ini hampir semua media televisi menayangkan acara perburuan teroris, beberapa bahkan menayangkan beberapa pernyataan yang secara terus terang mendukung aksi terorisme tersebut, satu kata yang bisa memiliki berjuta makna, Apa hubungannya antara komunikasi dengan terorisme?

Blog ini akan berfokus pada komunikasi bukan pada terorisme, menangkap strategi komunikasi yang mereka gunakan dan menghambat distribusi komunikasi dari para teroris ini, langkah – langkah penghambatan informasi tersebut bertujuan bukan untuk menyerang secara frontal tetapi melumpuhkan jalur komunikasi, memutus komando bahkan membuka rencana strategis yang mereka susun.

Ada beberapa metode komunikasi yang digunakan oleh para teroris, dari melakukan propaganda lewat video, indoktrinasi lewat sebuah kajian, provokatif lewat berbagai fakta terkait dengan tujuan mereka, menghambat distribusi komunikasi ditujukan untuk membuat gerakan mereka menjadi terbatas, rencana mereka menjadi mudah terbaca, sasaran mereka bisa terupdate ke khalayak sehingga rencana tersebut mampu digagalkan dengan singkat.

Pengelola blog bukan seorang militer, tentu saja langkah – langkah yang akan disajikan adalah cara – cara sipil :
1. Melakukan edukasi massa, beri informasi yang benar tentang definisi jihad, berikan sebuah wawasan dan wacana yang benar bahwa jihad adalah amar makruf nahi munkar, jika pengertian jihad mampu dimaknai secara benar maka orang akan menganjurkan berbuat benar kepada orang – orang yang mampu mereka pengaruhi, berbuat benar disini dimaknai menjalani kehidupan sesuai dengan kitab suci. Edukasi massa bisa lewat media massa maupun lewat media cetak.
2. Mengumpulkan beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memberikan sebuah pencerahan terkait dengan persatuan dan kesatuan, bahwa jihad harus dimaknai dengan benar, jika memang para teroris ini anti Amerika maka harus diberikan sebuah wacana bahwa yang membuat kerusakan di Irak, di Afganistan bukan seluruh warga Amerika, Jika George Bush dan beberapa pasukan militer Amerika yang melakukan penyerangan dan pembunuhan seharusnya Geroge Bush dan pasukan pendukungnya yang diserang, bukan orang Amerika secara serampangan, karena tidak semua orang Amerika buruk, ada beberapa orang Amerika yang memeluk islam juga.
3. Membentuk satu jaringan komunikasi yang sangat besar, bisa berbentuk forum, bisa berbentuk asosiasi atau apa saja yang bertujuan untuk membendung proses perekrutan anggota, sehingga setiap ada beberapa orang yang akan direkrut bisa segera dicegah.
4. Beli beberapa teknologi canggih yang memang mampu mendukung penggalian data secara akurat sehingga semua data dan angka yang muncul minimal mendekati kenyataan, Jika dalam sebuah mobil memang ada bahan peledak maka alat ini menggunakan sensor panas mampu menangkap isi dari mobil tersebut.
5. Kerjasama bilateral, teroris bisa sebagai alat untuk merusak stabilitas sebuah negara, teror bisa saja digunakan untuk menggulingkan pemerintahan yang berkuasa, dengan kerjasama bilateral maka keberadaan teroris akan dapat terbaca.
6. Pembuatan data base penduduk, jika saja negara ini memiliki sebuah database penduduk, dimana mereka tinggal, apa golongan darahnya, apa pekerjaannya bahkan sampai data yang sangat privasi sekalipun mampu dibuat database maka hanya dengan beberapa metode analisa IT sederhana beberapa orang yang dicurigai bisa terlacak.
7. Supremasi Hukum, belum kuatnya UU anti teror, beberap pasal yang masih lemah masih sering menjadi sasaran empuk para teroris untuk membuat sebuah aksi yang merugikan banyak orang tetapi memiliki kekuatan hukum yang lemah, supremasi hukum akan berhasil jika semua penegak hukum dimanapun tidak mudah disuap, tidak mudah diintervensi dll

Mungkin 7 langkah diatas belum efektiv untuk menangkal teror, minimal beberapa langkah diatas akan membuat bangsa ini segera berbenah, keterbatasan penulis dalam memahami skema teroris membuat tulisan ini terasa belum berbobot, tetapi penulis berharap ikut berpartisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI, tidak ada lagi perilaku anarki yang diarahkan ke sasaran yang tidak seharusnya, Jika memang membenci George Bush maka tidak bisa kemudian melakukan generalisasi bahwa semua orang Amerika jahat. Yang jahat pasti akan selalu terlihat dan yang baik juga akan terlihat, korban yang berjatuhan akibat terorisme cenderung orang – orang yang tidak punya kaitan sama sekali dengan sasaran…andai saja negara ini bisa damai maka Menjadi Negara Maju bukan lagi hanya sebuah IMPIAN..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: