KOMUNIKASI POSITIF

Komunikasi bukan sekedar mengucapkan sesuatu atau menyampaikan sesuatu, komunikasi sudah sampai ke tataran interaksi manusia antar individu, individu dengan kelompok bahkan kelompok dengan kelompok. Semakin baik tataran atau kemampuan seseorang dalam berkomunikasi cenderung berpengaruh dalam kehidupannya baik dimasyarakat maupun di pekerjaan.

Kesuksesan seseorang secara finansial jika tidak didukung oleh sebuah kemampuan komunikasi yang baik justru membawa bencana, salah seorang pengusaha di Kabupaten Semarang memiliki kebiasaan untuk menunjukkan kesombongan, perilaku menunjukkan kekayaan dalam jumlah yang besar ini membuat banyak orang bukan terkagum – kagum tapi malah menjadi kurang berminat.

Komunikasi yang dibangun justru membunuh karakter yang dia bangun, nama baik dan reputasinya menjadi hancur hanya karena ketidakmampuan mengatur kata – kata dengan baik, kata – kata adalah anak panah yang mampu melukai hati dan perasaan seseorang. Kemampuan mengatur dan mengelola kata – kata membuat seseorang ditunggu dan dielu- elukan.

Kebijakan A’a Gym harus dihadang oleh komentar negative terhadap perilaku Pologami yang dilakukannya, Yusuf Mansyur menjadi terkenal karena kata – kata positifnya, bahkan Ustad Jefr Al Buchory menjadi naik daun akibat tutur kata yang baik, belum pernah ada tukang kritik yang menjadi berhasil, belum ada seseorang yang memiliki kebiasaan berkomentar negative menjadi orang hebat.

Kebiasaan berkomentar negative justru cenderung menjatuhkan seseorang Abraham Lincoln harus berlatih pedang di Westpoint hanya gara – gara salah melemparkan kritik, kesalahan bicara bias menjadi malapetaka, hanya gara – gara salah mengucapkan kata – kata seorang majikan di bunuh oleh pembantunya, hanya salah mengucapkan kata – kata seorang terdakwa bias di vonis lebih berat dari tuntutan jaksa.

Hanya dengan membiasakan berkomentar dan berkata positive, peluang menuju kemakmuran, peluang menuju kebahagiaan lebih menguat, tetapi komentar negative, komentar kurang bermutu justru mendekatkan kehancuran dan kesengsaraan. Jangan pernah mencoba teori ini, karena komentar selalu kembali ke kita, setiap komunikasi yang sudah kita lepaskan pasti akan kembali ke kita, saran saya…gunakan komunikasi positive dan komentar positive dalam apapun.

3 Tanggapan

  1. he..he… iya ta???

    ini teori apa ide kreatif anda bos?

    salut dech buat idenya…

    salam kenal ya…

  2. kumpulan pendapat pakar dari berbagai buku, dianalisa dari pengalaman pribadi juga baru dipostingkan..

  3. Mas Imron Yth, kalau anda punya ide tentang elearning mari kita gagas bersama.
    Saya siap dukung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: