PENGARUH KATA – KATA DALAM KOMUNIKASI

Penyampaian informasi bisa diberikan dalam beberapa bentuk salah satunya dalam bentuk verbal, penyampaian informasi dalam bentuk verbal mampu memperjelas pesan yang begitu sulit dipahami jika menggunakan pesan non verbal. Contoh : ketika anda melambaikan tangan ke teman anda sementara didepannya ada seorang pria atau wanita yang lebih tua maka bisa terjadi orang yang berada didepan teman anda tersebut akan merasa aneh dengan lambaian tangan anda, respon non verbal sering menimbulkan bias yang justru menimbulkan kelucuan jika diceritakan.

Verbal pun jika tidak satu persepsi juga akan menimbulkan penyimpangan makna, alkisah seorang teman menghadiri sebuah acara pernikahan dan dia diminta menjadi saksi bagi mempelai pria, sang pembawa acara meminta ” poro sederek sedanten dipun aturi jumeneng” karena teman saya tersebut orang Jakarta dan tidak paham bahasa jawa maka dia tetap memilih untuk duduk, betapa kagetnya dia ketika akhirnya pembawa acara meminta dia untuk berdiri, dia malu sekali.

Kejadian berikutnya adalah ketika Anton yang anak Jakarta pula berlebaran ke kampung di Jawa, setiap bertemu dengan orang lain, temannya yang bernama Sugeng selalu mengucapkan ” sugeng riyadi” karena tidak paham maksudnya maka Anton pun ikut – ikutan dengan mengucapkan ” Anton..Anton..”, beberapa orang yang mendengar tertawa geli.

Bahasa menunjukkan siapa yang berbicara, seorang ekonom akan dianggap sebagai pakar ekonomi karena dia paling sering menggunakan kosakata ekonomi, seorang dokter dianggap pakar kedokteran ketika dia sering menggunakan istilah kedokteran. Manusia belajar dari kosakata, ketika kita akan belajar sebuah subyek baru maka yang diperlukan adalah memasukkan kosakata tentang subyek yang kita pelajari sebanyak mungkin.

Kata – kata adalah sebuah senjata, menahlukkan hati yang marah, meredam orang yang depresi bahkan kata – kata mampu menghipnotis orang lain untuk melakukan sesuatu, kata – kata yang baik keluar dari pikiran yang baik pula, pikiran yang baik terkontrol oleh hati yang baik, jika kita bisa membersihkan hati dari semua penyakit maka pikiran kita akan baik, jika pikiran kita baik maka kata – kata kita akan baik.

Bahkan seorang pakar komunikasi terkemuka Dale Carnegie dan David J Schwart menulis dua buku dengan inti yang hampir sama, yang satu hati – hati dengan pikiran dan yang satu hati – hati dengan kata – kata. Jika negatif yang sering kita keluarkan maka kata – kata negatif pula yang akan kembali ke kita, coba saja anda mengejek orang lain maka akan ada orang lain yang mengejek anda. Jika begitu mengapa kita tidak mencoba berkata – kata yang baik saja?

Saya tunggu hasil anda mencoba berpikir baik tentang orang lain dan berkata baik kepada orang lain, jika ingin banyak teman maka sapalah begitu banyak orang maka anda tidak akan pernah kesepian karena akan ada selalu banyak orang yang mampu menemani anda, bukan kekayaan yang menarik teman tetapi kata – kata yang halus, sopan dan penuh penghormatan kepada orang lain akan menarik mereka untuk mendekat. Jadi jaga kata – kata anda seperti anda menjaga harta anda, anda dianggap sesuai dengan kata – kata anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: